Detail Berita

Kolaborasi Lintas Negara Menyatukan Akademisi Jepang dan Masyarakat Lokal di Bukit Bangkirai

KUTAI KARTANEGARA, INHUTANI I (28/07/2025) | Inhutani I Unit Manajemen Hutan Tanaman (UMHT) Batuampar, Divisi Regional Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan (Divre KTSS) menerima kunjungan akademik dari Universitas Mulawarman yang berkolaborasi dengan Asian Research Center for Bioresource and Environmental Science (ARC-BRES), The University of Tokyo, Jepang pada Senin (28/07). Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari 15 mahasiswa dan peneliti asal Jepang serta 15 peserta dari Universitas Mulawarman mengikuti rangkaian program “Conservation and Rehabilitation of Tropical Forest” yang berlangsung di kawasan hutan tropis Bukit Bangkirai. Agenda kunjungan mencakup kuliah lapangan, diskusi konservasi, serta eksplorasi hutan hujan tropis sebagai upaya memperkuat pemahaman dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup. Kepala Divre KTSS, Benar Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen Inhutani I terhadap konservasi dan pengembangan edukasi. “Kami bangga menjadi bagian dari upaya edukasi dan konservasi hutan tropis yang melibatkan kolaborasi internasional. Semoga kegiatan ini membawa inspirasi dan semangat baru untuk pelestarian lingkungan. Kami percaya bahwa pendidikan dan konservasi adalah dua hal yang saling menguatkan. Dengan kunjungan ini, kami berharap lahir komitmen bersama antara akademisi dan pengelola hutan untuk terus merawat warisan alam kita. Terima kasih kepada Universitas Mulawarman dan (ARC-BRES) atas kepercayaannya,” ungkapnya. Manajer UMHT Batuampar, Taufik Yuliansyah, menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting memperkenalkan kekayaan ekosistem Bukit Bangkirai sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan antara akademisi dan pengelola hutan. “Kami sangat senang menyambut kehadiran seluruh peserta dalam rangkaian program ini. Kami berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi kegiatan observasi lapangan, tetapi juga menjadi ruang dialog, kolaborasi, dan pertukaran ilmu pengetahuan untuk mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan kapasitas generasi muda di bidang kehutanan dan konservasi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang luas bagi kita semua. Selamat datang dan selamat menikmati keindahan serta kekayaan alam Bukit Bangkirai. Salam Lestari.” sambutnya. Salah satu kesan positif datang dari salah satu profesor The University of Tokyo, Mariko Norisada yang menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan pengalaman langsung yang penting bagi mahasiswa Jepang dalam memahami ekosistem hutan tropis dan isu keberlanjutan. Lebih lanjut, mahasiswa mendapatkan pengetahuan tentang perbedaan antara hutan tropis dan hutan yang ada di Jepang.


Editor : DSNB